Language : EnglishFilipinoIndonesianJapaneseKoreanMalayThai
 

Apa Itu Virus Corona dan Cara Pencegahannya

Saat ini dunia dihebohkan dengan wabah penyakit 2019 novel coronavirus (2019-nCoV), atau yang juga disebut dengan virus corona. Fakta seputar virus corona ini diduga berasal dari hewan liar yang dijual di pasar seafood di kota Wuhan, China. Sejak kasus pertama yang dilaporkan pada 31 Desember 2019 hingga 27 Januari 2020, BBC mencatat coronavirus atau virus corona telah menelan 81 korban jiwa dan lebih dari 2.500 orang yang terinfeksi di China. Jumlah ini semakin bertambah seiring dengan ditemukannya kasus tersebut di lebih 10 negara. Berikut fakta seputar virus corona dan cara pencegahannya.

Apa itu Virus Corona ?

Virus corona termasuk dalam keluarga coronaviridae yang bisa menyebabkan penyakit pada mamalia dan burung. Virus corona dapat beredar di antara kelelawar. Jika feses kelelawar jatuh pada buah, kemudian buah tersebut dimakan oleh musang, maka musang tersebut juga menjadi pembawa virus corona. Namun, beberapa jurnal kesehatan yang dikutip Business Insider menyebutkan, virus corona juga bisa ditemukan di ular kobra.

Fakta seputar virus corona yang perlu kamu tahu, virus ini dinamakan corona karena bentuknya yang menyerupai mahkota. Jika virus ini masuk ke dalam tubuh manusia, maka ia menyerang sistem pernafasan. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan, virus corona memiliki masa inkubasi dua hari hingga dua minggu. Itu sebabnya, jika ada seseorang dicurigai terinfeksi virus corona, sebaiknya pasien tersebut segera diobservasi dan dikarantina. Karena virus jenis ini belum pernah ditemukan di antara manusia sebelumnya, maka vaksin untuk virus ini pun belum ada.

Ciri-ciri Virus Corona

Pasien yang terinfeksi virus corona menunjukkan ciri-ciri yang kerap ditemukan pada pasien dengan gangguan pernafasan. Ciri-ciri virus corona ataupun gejala tersebut antara lain:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Flu
  • Sesak nafas
  • Batuk parah
  • Sakit tenggorokan

Berawal dari enam gejala umum di atas, virus corona bisa mengakibatkan kondisi yang lebih parah. Jika virus ini sudah sampai ke paru-paru, maka ia akan merusak fungsi paru. Selanjutnya, virus ini akan menyebabkan gangguan pada saluran pernafasan bagian bawah seperti pneumonia dan brokitis. Lalu, jika virus sudah menyentuh ginjal, maka ia juga akan menyebabkan gagal ginjal.

Selain menunjukkan ciri-ciri virus corona secara umum di atas, ada pula pasien virus corona yang tidak menunjukkan gejala. Salah satu dari enam orang anggota keluarga kasus virus corona di China diketahui tidak menunjukkan gejala apapun. Tetapi, pasien tersebut diketahui terjangkit virus corona setelah dilakukan pemeriksaan paru-paru. Jadi, jika kamu atau orang di sekitar kamu menunjukkan sedikit saja gejala umum di atas, tak ada salahnya melakukan pemeriksaan kesehatan.

Pencegahan Virus Corona

  • Cek kesehatan
  • Menggunakan alat pelindung diri seperti masker
  • Menghindari kontak langsung dengan terduga pasien dan hewan liar
  • Cuci tangan sebersih mungkin
  • Hindari makan makanan mentah yang mengandung protein hewani
  • Menerapkan pola hidup sehat

Mengingat virus corona bisa menyebabkan penyakit kritis, maka kita perlu mencegah agar tidak terjangkit virus tersebut dengan melalukan langkah-langkah di atas. persiapan obat dan tempat perawatan juga sangat perlu dipersiapkan.

 

 

Categories: News

Comments are closed